Tuesday, March 3, 2015

7 Kebiasaan buruk saat makan yang banyak tidak diketahui

Makan makanan yang bergizi ternyata belum cukup untuk menunjukkan pola makan yang baik. Berikut 7 kebiasaan buruk saat makan yang ternyata masih banyak dilakukan mayoritas orang da perlu dirubah

1. Setelah makan langsung tidur
Langsung tidur setelah makan dapat membuat tubuh Anda bekerja keras untuk mencerna makanan terakhir yang masuk ke perut dan hal tersebut dapat menyebabkan masalah, mulai dari gangguan pencernaan hingga peningkatan risiko stroke. Sebaiknya jika ingin tidur maka jarak waktu antar setelah makan dengan tidur sekitar 2 jam

2. Makan sambil berdiri
         
Makanan dan minuman yang disantap pada saat berdiri, bisa berdampak pada refleksi saraf yang dilakukan oleh reaksi saraf kelana (saraf otak kesepuluh) yang banyak tersebar pada lapisan endotel yang mengelilingi usus. Refleksi ini apabila terjadi secara keras dan tiba-tiba, bisa menyebabkan tidak berfungsinya saraf (vagal inhibition) yang parah, untuk menghantarkan detak mematikan bagi jantung, sehingga menyebabkan pingsan atau mati mendadak.
Begitu pula makan dan minum berdiri secara terus-menerus terbilang membahayakan dinding usus dan memungkinkan terjadinya luka pada lambung. Para dokter melihat bahwa luka pada lambung 95 persen terjadi pada tempat-tempat yang biasa berbenturan dengan makanan atau minuman yang masuk.

3. Meniup makanan atau minuman
          Dalam penelitian Science, air panas (H2O) bertemu karbondioksida (CO2) yang dihembuskan oleh mulut (manusia mengeluarkan CO2). Maka akan menghasilkan persenyawaan H2CO3, asam karbonat. Dan jika asam karbonat ini masuk kedalam tubuh manusia, maka bisa mengakibatkan penyakit jantung.

4. Makan buah setelah makan berat
          Anda salah satu dari yang melakukan buah sebagai “pencuci mulut”? Sebaiknya hindari hal ini. Penelitian membuktikan bahwa makan buah terlebih dahulu dapat memancing getah lambung untuk segera mengeluarkan getah lambung yang akan membantu dalam proses pencernaan makanan.
          Buah yang dikonsumsi sebagai hidangan pencuci mulut justru akan menjadi sampah dalam tubuh karena buah tidak dicerna secara alami di lambung, tetapi ikut berkumpul bersama makanan selama berjam-jam dalam kubangan asam lambung yang pekat.

5. Setelah makan minum teh
          Nah, yang ini sering dilakukan banyak orang. Minum teh setelah makan akan mengganggu organ pencernaan karena daun teh bersifat asam sehingga memengaruhi kemampuan tubuh mencerna makanan. Asam dari teh juga membuat protein yang kita asup lebih sulit dicerna. Teh juga mengandung polifenol dan tanin yang mengikat zat besi dalam makanan dan membuatnya sulit diserap tubuh. Padahal, bagi ibu hamil dan anak-anak zat besi adalah mineral penting.

6. Makan dengan cepat
          Makan dengan cepat akan memperberat kerja organ pencernaan. Selain itu, penyerapan nutrisi juga tidak akan maksimal. Oleh karena itu, makanan harus dikunyah secara perlahan, adakala banyak kunyahan yang dianjurkan sebanyak 33 kali kunyahan


7. Mencampur makanan darat dan makanan laut
          Memang, dampaknya jika dilihat tidak begitu nampak. Rasulullah SAW pernah mencegah kita makan ikan bersama daging kerana akan cepat dapat penyakit. Mengapa? Ini karena dalam makanan darat seperti daging dan ayam mengandungi ion positif ( + ) sedangkan dalam makanan laut seperti ikan pula mengandungi ion negatif ( – ). Kalau ikut teori sains pula dua ion ini akan menarik satu sama lain. Jadi, jika kita makan ayam bercampur ikan maka akan terjadi reaksi biokimia yang akan dapat merosakkan usus kita. Kesannya sakit perut dan juga akan menyebab perut kita buncit atau boroi
.

Berikut tips dari naufalachmad90@gmail.com yang bisa disampaikan. Semoga bermanfaat. Barakallah